Senin, 19 Oktober 2015

Cara Install UCS (Union Catalogue Server) Senayan di Localhost

Cara Install UCS (Union Catalogue Server) Senayan di Xampp

hallo selamat malam pembaca blog ini terkhusus buat mahasiswa ilmu perpustakaan dan informasi.
kali ini saya akan membahas mengenai cara instalasi UCS slims di Xampp (lokalhost). Namun sebelum kita membahas langkah-langkah instalasi alangkah lebih baiknya kita mengenal UCS itu terlebih dahulu.
UCS (Union Catalog Server) adalah aplikasi yang bertujuan membuat katalog induk perpustakaan. sama seperti SLIMS aplikasi UCS juga menggunakan bahasa pemrograman PhP dan database sql. Katalog induk dibuat agar pengguna perpustakaan bisa menemukan informasi bibliografi dari sebuah buku hanya melalui satu buah pintu. UCS adalah salah satu aplikasi katalog induk khusus untuk pengguna SLIMS.
Setelah kita mengetahui pengertian UCS dan fungsinya maka kita akan memulai tutorial install UCS di komputer. Pada tutorial ini kita mempraktekan install UCS di komputer dengan xampp, karena jika kita bisa menginstall di xampp maka kita sudah bisa mempraktekan install ucs di hosting berbayar.

proses instalasi UCS tidak jauh berbeda dengan instalasi senayan. Hanya saja di UCS kita bermain dengan Konfigurasi program nya.
oke, mari kita mulai dari awal.

Tahapan pertama yang harus di persiapkan. 
1. Komputer/ Laptop
2. Sudah terinstall paket xampp (mysql, php, dan apache)
3. Sudah install senayan juga versi berapa saja.
4. install notepad++

Download source UCS dibawah ini. 
https://github.com/slims/ucs-2.0 

Simpan file Ucs yang sudah di download tadi, pastikan dalam format ZIP ya.
selanjutnya, Ekstract file tadi di tempat anda menginstall xampp, misal C://xampp/htdocs
Ubah nama folder ucs-2.0 menjadi ucs

Minggu, 05 Juli 2015

Cari nilai tinggi di tempat kuliah favorit, masih berlaku sekarang?

Cari nilai tinggi di tempat kuliah favorit, masih berlaku sekarang?

Pada siang ini dengan cuaca yang lumayan menyengat ini, saya ingin bercerita tentang pengamatan saya mengenai dunia pendidikan. ada pepatah mengatakan saat ini "Selama kita hidup dengan cara yang salah pada zaman yang salah"
Akhirnya ketemu juga makna pepatah tersebut. 
apakah anda pernah mendengar kata-kata orang tua seperti ini : "sekolah yang rajin ya nak, nanti bisa lanjut sekolah terus bisa kuliah di kampus favorit, terus dapat pekerjaan yang baik paling tidak pegawai tetap dan punya gaji yang bagus"

jika anda masih pernah mendengar kata-kata tersebut dari orang tua, cukup sampai orang tua anda saja yang mengatakan, jangan dilanjutkan ke anda kepada anak-anak anda lagi nantinya. Seharusnya kata-kata seperti ini hanya didengar puluhan tahun lalu. karena saat ini kita sudah beda zaman. 

lantas, di zaman seperti apa sih saat ini kita hidup? 
pernah saya baca sebuah artikel mengenai zaman hidup di dunia, Ada 4 zaman kita hidup didunia ini, yaitu zaman agraris, zaman Industri, zaman informasi dan zaman konseptual. 
Artikel ini saya kutip dari "unlimited wealth" bong Chandra. 
Berikut penjelasan dari keempat zaman tersebut : 
1. Zaman Agraris

dimana pada zaman ini orang-orang yang memiliki tanah luas dan peternakan yang banyak adalah orang-orang yang sukses. kenapa demikian? karena pada zaman itu manusia hidup dalam kebebasan, masih kurangnya pendidikan dan  "siapa cepat dia dapat" mungkin itu kata-kata yang tepat untuk zaman agraris ini.

2. zaman industri

nah, pada zaman ini manusia mulai berlomba mencari pendidikan yang tinggi. kenapa demikian? karena pada zaman inilah mulai banyak bermunculan industri-industri menggunakan teknologi sehingga untuk memutakhirkan teknologi industri tersebut manusia dituntut memiliki pengetahuan yang maju untuk berkembang. 
pada tahun 1492 pertama kali ditemukan mesin uap dan semenjak itu mulai banyak bermunculan pabrik industri yang membutuhkan tenaga ahli profesional. pada zaman inilah seharunya diminta oleh orang tua, "sekolah yang tinggi nak, cari nilai bagus dapat pekerjaan baik dan gaji yang baik".

3. Zaman Informasi

orang sering mengatakan saat ini kita hidup di era informasi, ya benar...sekarang kita hidup dizaman informasi. Namun lebih tepatnya adalah zaman teknologi informasi. Dimana sudah banyak dijumpai perusahaan yang berkembang karena kecepatan dan keakuratan informasi yang didapat. pada zaman inilah kita mendengar kata "informasi itu mahal" jadi mulai banyak bermunculan zaman ini industri yang bukan menjual produk tetapi menjual jasa. Jasa periklanan, jasa konsultasi, jasa hukum dan lain-lain. Bahkan bermunculan konsep jasa/produk tanpa bertemu dengan orang nya. Muncul sosial media yang akhirnya sekarang difungsikan bukan hanya untuk media sosial namun promosi sosial xixixixix :D

4. Zaman Konseptual

semakin modern nya zaman maka semakin majulah sebuah peradaban dunia. Pada zaman konseptual manusia tidak dituntut untuk mendapat pendidikan yang tinggi namun diharapkan memiliki latar belakang pendidikan yang berkualitas. Maksudnya seperti ini, pada zaman konseptual ini manusia berfikir pendidikan itu bukan cuma untuk kerja namun untuk mengembangkan sesuatu. 
Pendidikan tidak diutamakan namun hal yang diutamakan adalah"ide/Konsep". selanjutnya dari zaman informasi yang mengatakan informasi itu mahal maka pada zaman ini mengatakan "ide/konsep itu mahal". maka pada zaman ini orang-orang yang berjaya keemasan adalah orang-orang yang memiliki sejuta konsep tanpa ada habisnya. 
pendidikan tinggi tidak diutamakan namun diperlukan,  yang utama adalah kemampuan memberi konsep yang baru. 
bagaimana seorang arsitek bangunan mendapat bayaran 50.000.000, bagaimana perancang baju bisa mendapat penghasilan fantastis, itu semua adalah konsept. 



Sedikit lagi...
Henry ford. Merupakan seorang yang hidup di era industri. dia menghasilkan 1 billion dollar pertama dalam waktu 25 tahun.
Bill Gates hadir di era informasi. Dia mengumpulkan 1 Billion Dollar pertamanya dalam waktu 10 tahun. Namun beruntungnya Bill Gates bukan orang yang mudah termakan waktu. saat era berubah menjadi era konseptual, Bill Gates tetap bertahan sebagai orang terkaya di dunia namun dalam waktu yang sangat dekat muncul nama-nama baru seperti Jeff Bazor pendiri Amazon. Mark Zuckerberg pendiri Facebook mereka menghasilkan 1 billion dollarnya kurang dari 5 tahun.

Masa itu terjadi begitu cepat. Bill Gates lahir di era Industri, namun mengikuti cara sukses orang era Informasi kemudian saat dunia berubah ke era Konseptual dia pun ikut menyesuaikan diri dengan membawa microsoft menghadirkan produk produk dengan konsep baru.

Bagaimana mungkin sebagian besar orang Indonesia akan tetap bertahan dengan konsep "cari nilai tinggi, kuliah di kampus favorit kerja di perusahaan bagus biar dapat gaji tinggi".
Tanpa kalian sadari dengan prinsip hidup seperti itu, kalian akan tertendang dari perputaran zaman.


Bagaimana dengan pilihan kalian sekarang ? 
Apakah akan tetap bertahan dengan prinsip orang Era Industri ?
atau menjadi sedikit lebih maju seperti prinsip orang-orang di Era Informasi ?
atau kalian ingin menjadi lebih cepat, seperti yang orang Era Konseptual seharusnya lakukan ?
 
semoga kalian tidak lupa bahwa kepunahan dinosaurus adalah karena dia tidak bisa menyesuaikan pada zamannya

Mengapa postingan ini saya tulis?
Karena seperti yang kita tau, sistem pendidikan di indonesia masih mengikutin acuan seperti yg di rancang zaman orde lama dan orde baru. hanya ada beberapa kurikulum aja yang sedikit berubah. meskipun sebenarnya itu sama saja. 

Artinya apa? sekolah formal itu wajib. Tapi ilmunya tidak cukup hanya dari situ. banyak hal-hal yang tidak di ajarin di sekolahan untuk hidup di era konseptual ini.
menteri perikanan dan kelautan cuma punya ijazah SD Coeg..tp lihat track record nya (y)

dan yang paling penting, adalah menghindari kejahatan dengan ilmu pengetahuan. Seperti yang dikatakan oleh bung Iwan Fals sang musisi legendaris " Berhentilah, jangan gunakan kehebatan ilmu untuk menghancurkan.."
Wow...terasa sekali bagi para pejabat-pejabat yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi namun akhlak dan sikap nya yang tidak lebih dari seorang tak sekolah. (maaf ye para koruptor).
Sekian artikel pada siang hari ini, saya kira siap menulis ini sudah adzan maghrib eh nyatanya masih lama...
monggo sama-sama kita renungin deh...sebenernya kita mengikuti pendidikan untuk apa? untuk mengembangkan atau merusak? 
think different :-)

 

Ditulis oleh : R.A, dari berbagai sumber .

Kamis, 28 Mei 2015

ANALISIS WEBSITE PERPUSTAKAAN MERANCANGAN ULANG WEBSITE MENGGUNAKAN WORDPRESS

ANALISIS WEBSITE PERPUSTAKAAN  MERANCANGAN ULANG WEBSITE MENGGUNAKAN WORDPRESS
LAPORAN
ANALISIS WEBSITE PERPUSTAKAAN AKBID ESTU UTOMO BOYOLALI DAN PERANCANGAN ULANG WEBSITE MENGGUNAKAN WORDPRESS
DiajukanUntukMemenuhiTugas Mata Kuliah Arsitektur Informasi




 




        O L E H :
Ramdani Ardiansyah   120709005
      





DEPARTEMEN ILMU PERPUSTAKAAN & INFORMASI S-1
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2015
PENDAHULUAN
Penerapan teknologi informasi saat in telah menyebar hampir di semua bidang, tidak terkecuali perpustakaan. Perpustakaan sebagai institusi pengelola informasi merupakan salah satu bidang penerapan TI yang berkembang dengan pesat. Perkembangan penerapan TI bisa dilihat dari perkembangan jenis perpustakaan yang selalu berkaitan dengan TI, diawali dari perpustakaan manual, perpustakaan terautomasi, kemudian perpustakaan digital atau cyber library.
Kebutuhan perpustakaan sangat berhubungan dengan peran dari perpustakaan sebagai kekuatan dalam pelestarian dan penyebaran informasi ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang berkembang seiring dengan menulis, mencetak, mendidik semua kebutuhan manusia akan informasi. Perpustakaan membagi rata informasi dengan cara mengidentifikasi, mengumpulkan, mengelola dan menyediakannya untuk umum.
Penerapan IT pada perpustakaan dapat difungsikan dalam berbagai bentuk, antara lain :
a.       Penerapan IT digunakan sebagai system informasi manajemen perpustakaan, bidang pekerjaan yang dapat di integrasikan dengan system informasi perpustakaan adalah pengadaan, inventasisasi, katalogisasi, sirkulasi bahan pustaka, pengelolaan anggota, statistic dan lain sebagainya. Fungsi ini yang sering di istilahkan sebagai bentuk automasi perpustakaan.
b.      Penerapan IT sebagai sarana penyimpanan, mendapatkan dan menyebarluaskan informasi ilmu pengetahuan dalam format digital. Bentuk penerapan IT dalam perpustakaan ini sering dikenal dengan perpustakaan digital.
Salah satu penerapan IT yang paling umum digunakan adalah pemanfaatan website. Hampir semua perpustakaan yang sudah terautomasi akan memanfaatkan website sebagai salah satu strategi penerapan IT dan menjadi salah satu media promosi untuk menaikan citra perpustakaan. Pada umumnya, situs web perpustakaan akan menyajikan informasi secara lengkap dan jelas kepada pembaca tentang perpustakaan dan semua yang dimiliki oleh perpustakaan. Website bisa dijadikan tempat promosi perpustakaan paling baik karena pembaca bisa membaca secara berulang-ulang informasi yang disajikan.
Namun permasalahannya, tidak semua website perpustakaan benar-benar menyajikan informasi yang jelas  tentang perpustakaan. Hal ini didasarkan pada pengetahuan pengelola website yang tidak memikirkan secara matang website yang akan dibuat. Maka dari itu, saya akan menganalisis sebuah situs web perpustakaan dan mengimplementasikan rancangan website yang baru sebagai uji perbandingan menggunakan hosting free wordpress. Tulisan ini sekaligus akan menunjukan seberapa besar kemampuan wordpress untuk mengelola situs web perpustakaan.

ANALISIS SITUS WEB
1.      Halaman Utama Website
Halaman utama situs berlatar belakang putih dan kombinasi biru, terdiri dari 2 layout kesamping, 2 layout header 1 footer dan 1 menu navigasi.
Gbr.1  Tampilan Utama Situs
            Pada halaman utama website terlihat sebuah website dengan latar belakang putih dan kombinasi biru. Hal ini disesuaikan dengan warna gedung akbid estu boyolali yang berwarna biru ungu. Pada halaman utama website terdapat beberapa fitur web yang tersusun secara terstruktur yaitu :
·         Logo pada sebelah kiri paling atas,
·         Menu navigasi utama pada sebelah kanan atas,
·         Ada kontak email di bagian atas menu navigasi utama,
·         Menu slider dibagian header tepat dibawah navigasi,
·         Dibawah navigasi ada informasi OPAC
·         Sidebar sebelah kiri bawah berisi beberapa widget dan informasi
·         Layout kanan adalah link cepat berupa OPAC, e-journal, dan Digital Library
·         Tepat dibawah link cepat adalah postingan terbaru atau berita terbaru dari perpustakaan
·         Dibagian paling bawah adalah footer.
Adapun frame/layout tampilan website adalah sebagai berikut :
Gbr.2  Layout Situs




2.      Bahasa Situs
Adapun bahasa situs yang digunakan situs web http://library.akbideub.ac.idadalah bahasa Indonesia, namun ada beberapa bagian yang menggunakan bahasa inggris seperti our staff  dan lain-lain. Bahasa situs sangat mempengaruhi kemudahan pembaca dalam membaca informasi, bahasa yang konsisten akan memberikan kesan website yang terorganisir dengan baik dan matang sebelum dibuat.
Gbr.3 kesalahan bahasa

3.      Penggunaan bahasa konten
Pada penggunaan bahasa konten di situs http://library.akbideub.ac.idadalah menggunakan bahasa Indonesia, hanya saja berita yang disajikan tidak up to date sehingga pembaca tidak mengerti akan membaca apa lagi setelah mereka mencari informasi tentang perpustakaan. Seharusnya berita yang ditampilkan selalu up to date, up to date dalam situs secara berkala berpotensi membuat pengunjung akan kembali mengunjungi situs untuk mengetahui berita terbaru dari situs.
Gbr.4 Postingan situs (berita)
4.      Navigasi situs
Navigasi merupakan hal yang paling utama dipikirkan sebelum membuat situs. Situs yang baik adalah situs yang memiliki navigasi yang baik pula. Navigasi akan memudahkan pembaca situs akan kemana selanjutnya ia bergerak. Navigasi biasanya berisi halaman-halaman statis yang di organisir sesuai dengan fungsi yang tepat. Pengorganisasian (pengelompokkan) menu-menu navigasi adalah hal utama yang disiapkan sebelum membuat situs. Pada situs web perpustakaan http://library.akbideub.ac.id navigasi menu sangat sederhana, dan kurang membantu pembaca situs. Mengapa demikian, karena menu navigasi harusnya menjadi wakil daripada situs. Apa yang ada didalam situs harusnya dihubungkan pada menu navigasi.  Pada situs ini, navigasi hanya ada home, profil, layanan, peraturan, usulan pembelian buku. Tampak jelas pembuatan navigasi website tidak terorganisir dengan baik sebelum di buat situs. Navigasi harusnya berisi tentang profil perpustakaan, profil terbagi lagi menjadi beberapa bagian yang perlu disampaikan pada menu navigasi dan begitu seterusnya.  
Gbr.5 Menu navigasi

  1. Sitemap
Pada situs ini, tidak memiliki sitemap. Sitemap biasanya diletakkan pada bagian paling bawah situs. Sitemap berisi semua isi yang ada pada website, berupa link-link di sesuaikan dengan kategori sehingga sitemap (peta situs) membantu pembaca yang butuh informasi lengkap mengenai situs.

  1. Footer
Footer merupakan frame bawah pada situs. Footer pada situs web perpustakaan biasanya terdiri dari info perpustakaan, jam pelayanan dan alamat kontak, juga menu-menu berupa link yang langsung menuju halaman. Pada situs web http://library.akbideub.ac.idfooter sudah terlihat cukup baik, karena ada informasi pelayanan perpustakaan, alamat dan ada beberapa gambar database online yang di hubungkan langsung ke database online.




Gbr.6 Footer Situs
  1. Fitur
Fitur web adalah kelebihan-kelebihan yang diterapkan dalam situs web. Adapun fitur-fitur yang disediakan dalam situs web http://library.akbideub.ac.idadalah slider header, OPAC, menu navigasi.
Gbr.7 Fitur Slider pada homepage
Gbr. 8 Tampilan OPAC menggunakan Senayan




PERANCANGAN ULANG  DAN IMPLEMENTASI SITUS WEB  MENGGUNAKAN WORDPRESS
WordPress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat populer digunakan sebagai hosting situs web dan blog. WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakan perangkat lunak sumber terbuka (open source software). WordPress juga mulai digunakan sebagai sebuah CMS (Content Management System) karena kemampuannya untuk dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Pada kesempatan ini, saya mengukur seberapa baik hosting gratis wordpress untuk mengelola sebuah situs web perpustakaan dan seberapa baik pengorganisasian situs menggunakan wordpress. Percobaan ini juga bermanfaat kedepannya untuk perpustakaan yang memiliki keterbatasan dana dan tenaga professional untuk membangun website perpustakaan yang baik, dimana itu merupakan sebuah masalah yang sering ditemui mengapa sebuah perpustakaan tidak memiliki situs web.
Adapun hasil dari perancangan ulang desain dan pengimplementasian arsitektur informasi situs web menggunakan wordpress. Saya membangun situs web berbasis wordpress pada hosting gratis http://idhostinger.comdengan domain http://medanlib.hol.es,kemudian saya menginstall wordpress di idhostinger.com alasan memilih idhostinger sebagai hosting adalah mendapatkan domain gratis dari idhostinger dan mendapat bandwith lebih banyak dari wordpress. Selain itu kelebihan menggunakan hosting sendiri adalah agar bisa menambah template/theme wordpress. Karena jika menggunakan server wordpress langsung kita hanya bisa menggunakan tempa yang disediakan di wordpress. Alamat backoffice wordpress saya bisa di akses di http://medanlib.hol.es/wp-admin
Setelah saya menginstall wordpress, kemudian saya mencari thema yang sesuai untuk perpustakaan.  Theme yang saya gunakan untuk membuat situs web perpustakaan ini adalah thema wordpress premium dengan nama “MyCollege” saya mendapatkan di salah satu forum online yang membahas wordpress. Semua fitur-fitur yang disediakan sudah ada pada template, saya hanya memodifikasi saja pada beberapa bagian melalui editor menggunakan bahasa PHP.
Saya membuat situs ini dengan nama situs Perpustakaan Akbid Nusa Bangsa, karena berhubungan situs yang saya analisis adalah situs perpustakaan akademi kebidanana.
Adapun hasil dari perancangan ulang dan implementasi arsitektur informasi situs web menggunakan wordpress saya adalah sebagai berikut.




  1. Tampilan Utama Situs Web
 







Pada situs web http://medanlib.hol.esbeberapa struktur nya adalah sebagai berikut :
  • Logo perpustakaan pada bagian paling kiri atas
  • Menu navigasi dibagian kanan atas
  • Header 1 untuk nama perpustakaan dan alamat
  • Header 2 kata sambutan (teks berjalan)
  • Menu slider dibawah header
  • Kotak pencarian dengan fitur pembatasan pencarian
  • Informasi perpustakaan
  • Info video
  • Berita perpustakaan
  • Link cepat
  • Link database
  • Info pengunjung
  • footer 1 berita
  • footer 2 info kontak perpustakaan
  • kotak kontak perpustakaan di footer 3
  1. Bahasa Situs
Pada situs web ini, saya membuat bahasa situs menjadi bahasa Indonesia jadi secara keseluruhan semua kata yang ada pada situs adalah bahasa Indonesia kecuali bahasa yang sudah menjadi kata serapan bahasa asing.
  1. Bahasa Konten Situs
Begitu juga pada konten situs, saya menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama kecuali ada berita yang harus menggunakan bahasa asing. Konten pada situs terdiri dari beberapa bagian yaitu halaman (page) dan Postingan (post). Halaman situs tidak akan tampil kecuali saya yang menampilkan sedangkan postingan akan otomatis tampil ketika di publish.

  1. Layout Situs
Gbr.10 Layout situs

  1. Navigasi Situs
Pada navigasi situs, saya membuat navigasi berdasarkan informasi yang ada pada situs web perpustakaan akbid estu utomo boyolali, disana sangat banyak kekurangan sehingga saya menambahkan beberapa hal penting yang harus ada pada navigasi situs web perpustakaan.  Diantaranya adalah menu profil.
Kebanyakan pengelola situs web perpustakaan banyak kesalahan menafsirkan sebuah navigasi, antara layanan yang berisi tentang jenis-jenis pelayanan seharusnya ditempatkan pada menu profil karena isinya hanya brosur. Kecuali ada sebuah layanan yang berdiri sendiri dan bukan brosur, contohnya catalog (opac). Opac berisi aplikasi senayan yang sudah online digunakan untuk mencari buku-buku yang ada di perpustakaan bukan berisi tentang pengertian catalog,maka menu tersebut harus berdiri sendiri.
Gbr.11 Menu navigasi Situs
  1. Sitemap
Sitemap pada situs http://medanlib.hol.es adalah pada bagian bawah situs, menu footer terdapat menu sitemap. Sitemap berfungsi memberi tahu kepada pembaca tentang apa saja yang ada didalam situs, sitemap dibuat berupa link-link yang diurutkan berdasarkan kategori diantaranya kategori berita, halaman, menu dan lain-lain.
Gbr. 12 Sitemap situs
  1. Footer
Footer pada situs http://medanlib.hol.esterdapat 3 bagian, yaitu footer 1 sebelah kanan berisi tentang berita terbaru perpustakaan, footer 2 berisi informasi jam  layanan perpustakaan dan kontak perpustakaan, dan footer 3 adalah kotak form untuk mengirim keluhan atau apapun yang berhubungan dengan perpustakaan.
Gbr.13 Footer situs








  1. Fitur
Adapun fitur dari situs web perpustakaan http://medanlib.hol.es adalah sebagai berikut :
Gbr.14 Menu Slider pada homepage

Gbr.15 Fitur teks berjalan sebagai sambutan pada header 2 situs












Gbr. 16 Fitur kotak pencarian dengan pembatasan pencarian
Gbr. 17 Link Cepat pada situs
Gbr. 18 Backoffice situs menggunakan wordpress



KESIMPULAN
Setelah menganalisis dan merancang ulang situs web perpustakaan akbid estu utomo boyolali, maka dapat ditemukan beberapa kesimpulan yaitu :
  1. Situs web perpustakaan estu utomo kurang menarik perhatian pembaca karena tampilan sederhana dan navigasi yang tidak tepat.
  2. Fitur perpustakaan sedikit.
  3. Bahasa situs kurang konsisten karena menggunakan bahasa inggris dan bahasa Indonesia
  4. Banyak widget yang tidak perlu ditampilkan seperti kalender, gambar staf ahli, serta kategori konten.
  5. Banyak link mati pada situs
  6. Situs kurang diperhatikan karena berita yang tidak up to date, terakhir berita adalah juli 2014.

Dilihat dari beberapa kekurangan yang ada diatas maka saya mencoba merancang situs web yang baru dengan arsitektur informasi yang tepat sehingga situs web berfungsi dengan baik sebagai media promosi perpustakaan. Hosting wordpress adalah hosting gratis, siapa saja bisa membuat situs web dengan mudah tanpa keterampilan khusus dan tanpa mempelajari bahasa pemrograman, tugas ini juga menjadi tolak ukur seberapa baik membuat situs web perpustakaan dengan wordpress yang selama ini dijadikan permasalahan banyak perpustakaan karena keterbatasan dana dan tenaga professional dalam membuat situs web perpustakaan. 

Senin, 16 Maret 2015

10 Profesi yang Cocok Untuk Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi

10 Profesi yang cocok untuk Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Bicara pekerjaan berarti berbicara profesi, karir, dan masa depan. Masa-masa inilah yang menentukan masa depan kehidupan seseorang, ingin menjadi apa dan akan memberikan kontribusi apa untuk negeri tercinta ini.

Nah, untuk sobat Dhani's Blog yang sedang menggeluti perkuliahan di Jurusan Ilmu Perpustakaan, jangan galau yah untuk memilih profesi apa yang pas buat kalian para calon sarjana Ilmu Perpustakaan. Admin akan memberikan saran terkait 10 Profesi yang Paling Cocok untuk Lulusan Ilmu Perpustakaan.
Admin juga kuliah di jurusan ilmu Perpustakaan Loh hihihi :D
Oke, berikut adalah profesi yang bisa ditekuni oleh lulusan ilmu perpustakaan dan Informasi.



1. Pustakawan 


pustakawan
image source www.ugm.ac.id
                                        
Pustakawan merupakan profesi yang sangat mulia. Tidak kalah kerennya dengan dokter, insinyur, guru, akuntan maupun yang lainnya. Itulah kenapa, pustakawan jadi urutan pertama dari 10 Profesi yang Paling Cocok untuk Lulusan Ilmu Perpustakaan. Meski sampai saat ini pustakawan masih dipandang sebelah mata, namun keberadaan pustakawan sangat dibutuhkan sebagai pengelola informasi. Bahkan di luar negeri, pustakawan sering disandingkan dengan profesor dan para peneliti yang super jenius itu. Kalian tak perlu khawatir jika nasib kalian nanti jadi pustakawan. Yang terpenting asah terus softskill kalian agar jadi pustakawan teladan yang mampu bersaing dengan para pustakawan dari luar negeri. Gajinya pun sekarang lumayan lo, apalagi yang sudah sertifikasi.



2. Arsiparis


arsiparis
image source rinarinnbi.blogspot.com
Arsiparis adalah profesi yang cocok juga buat kalian lulusan Ilmu Perpustakaan yang hobi mengelola dokumen-dokumen penting untuk diarsipkan.Tentu, jika kalian ingin menjadi arsiparis, kalian harus menguasai ilmu kearsipan dan dokumentasi kemudian kirim lamaran deh ke lembaga yang membutuhkan tenaga tsb.



3. Penulis dan Editor


penulis
image source kaskus.co.id

Nah, pustakawan itu kan tiap harinya selalu bergelut dengan buku dan informasi. Maka sudah sepatutnya kalianlah yang jadi seorang penulis. Meskipun untuk hal yang satu ini, siapa pun bisa menjadi seorang penulis. Akan tetapi, untuk kalian para calon sarjana Ilmu Pepustakaan adalah orang yang paling cocok untuk menekuni bidang ini. 



4. Manager



manager
image source pixaboy.com

Bagi kalian yang ingin menjadi manager, tentu kalian harus pandai dalam bidang ini. Kan dulu waktu kuliah ada matakuliah manajemen perpustakaan dan manajemen koleksi. Nah, dari bekal ilmu tersebut dapat kalian aplikasikan untuk menjadi seorang manager yang hebat.


5. Programmer


programmer
image source kaskus.co.id
 Untuk kalian para pecinta IT tak perlu khawatir jika kalian tak minat untuk jadi pustakawan. Karena kalian juga bisa menjadi programmer hebat. Pastinya, IT nya harus bener-bener menguasai niih..


6. Dosen


dosen
image source edukasi.compasiana.com
Bagi kalian yang ingin menjadi akademisi, kalian juga bisa jadi dosen lo. Tentunya kalian harus melanjutkan jenjang pendidikan lagi, minimal S2 baru kemudian bisa jadi dosen.


7. Konsultan


konsultan
image source vmt.co.id

Sarjana Ilmu Perpustakaan juga bisa lho jadi konsultan. Tepatnya konsultan informasi maupun konsultan perpustakaan. Dengan profesi ini, kalian akan menjadi orang yang sangat berguna sebagai pemberi solusi terkait dengan informasi maupun perpustakaan.

8. Translator

translator
image source prx.org
Sarjana Ilmu Perpustakaan jadi translator? Apa bisa?? Tentu saja. Kalian yang punya kemampuan berbagai bahasa asing pasti banyak dicari oleh perusahaan-perusahaan. Peluang kalian akan semakin besar meraih mimpi dengan menjadi translator. apalagi kemampuan kalian ini dibumbui dengan skill dalam pengkatalogan. Tentunya, punya nilai plus tersendiri dalam mengolah informasi. 


9. Pengusaha


pengusaha muda
image source www.tren.co.id
Bagi kalian yang berjiwa entrepreneur, tentunya kalian bisa mandiri mengembangkan usaha yang kalian inginkan. Meski dengan perjuangan yang keras, sekecil apapun usaha kalian, kalian adalah bosnya.



10. Wartawan


wartawan
image source radioglobalmediaswarafm.com

Wartawan adalah pekerjaan yang tak mudah dilakukan. Untuk menjadi seorang wartawan, kalian harus punya Comunication skill yang bagus dan information skill yang hebat pula. Maka dari itu, penulis menulis wartawan sebagai urutan ke-10 dari beberapa profesi yang cocok untuk lulusan Ilmu Perpustakaan.

Selain dari ke 10 profesi yang telah penulis sebutkan di atas, masih banyak profesi maupun pekerjaan yang cocok  untuk lulusan Ilmu Perpustakaan. Jadi tidak semua lulusan perpustakaan itu menjadi pustakawan walaupun profesi utama yang diajarkan adalah pustakawan. Namun tidak sedikit lulusan ilmu perpustakaan yang sukses dengan berbagai profesinya loh, ada yg menjadi programmer seperti pengembang aplikasi SLIMS Hendro wicaksono adalah murni lulusan mahasiswa Ilmu Perpustakaan.
Juga dosen favorit saya nih, murni lulusan ilmu perpustakaan namun sudah pernah menjabat sebagai ketua PSI (pusat Sitem Informasi) USU, Bpk. Dr.Ridwan Siregar, M.Lib :)
Selain itu lagi sob, kalau saya pernah cek data alumni ilmu perpustakaan, tidak jarang yang bekerja di Bank swasta atau bank Negeri. 
Masih kurang lagi sob?
Lulusan ilmu perpustakaan bisa juga menjadi Analis Sistem (perpustakaan), Web Designer dan Web Developer yang keduanya bisa menjadi soft skill untuk bisa dijual jasanya. 

Oke sob...sampai disitu dulu sedikit artikel mengenai profesi yang cocok untuk mahasiswa ilmu perpustakaan dan informasi.
Semoga bermanfaat !!